Postingan

Menampilkan postingan dengan label cinta

PUISI KI AHMAD: RUANG ROMANSA

Gambar
Ahmad Zulriantoni suka dipanggil Ki Ahmad atau Bang Zull, dengan nama pena Seruling Bambu. Lahir 3 Juni 1996 di desa Teluk Sungka, Gaung Anak Serka, INHIL, Riau, Indonesia. Menyelesaikan MA di PP. SWTSI Teluk Sungka pada 2014 lalu dan lanjut mengembara ke pulau Jawa sampai saat ini. -- Lupa Lupa itu realita Lupa itu tidur lama Lupa itu indah Lupa juga bahagia Namun untuk melupa sangatlah menyiksa Apakah lupa termasuk spesies langka? Jawabannya ada didalam diri pembaca! Ukuran pikiran Landasan pikiran Pola pikiran Dan arah pikiran Jalannya pada setiap kita akan berbeda Hati-hati dengan jalan pikiran anda Pasirgancleng, 30 Oktober 2021 -- Serambi Kita Aku menyukaimu, anggap saja suka ini adalah potensi cinta padamu. Rasa suka untukmu  bisa di kategorikan dalam versi mataku. Sedang cinta padamu adalah versi hatiku. Keraguan boleh ada, tapi tidak untuk tidak merindu.  Ya, mungkin saja aku rindu padamu. Kalau pun bukan artinya rindu ini tertuju pada tempat tinggalmu yang juga tempa...

PUISI ARIEF SANTOSO: DENDANG NESTAPA

Gambar
"Pria kelahiran Pekalongan, 19 Oktober 1997. Seorang mahasiswa dan penulis artikel dan puisi, karya terbarunya yang segera diterbitkan adalah kumpulan puisi berjudul ZatoniÄ™cie Wierszy." --  -- Sunyi dan Dingin oleh Bekumu Lagu dimulai, malam pun kututup rapat bersama satu sloki wiski menemaniku dengan hangat menggantikan pelukmu, candu dan pelikku Kau sama sekali tak mengerti, karena aku pun tak tahu tentang arti Kau sama sekali berduka Ketika pusara menjemput suara Kau sama sekali tahu Tatap mata yang tajam di bawah rembulan, sedang apa dia di sana, ketika kau menghamburkan belati yang kaurangkai manis Kau tahu, kekasih Terjatuh, tenggelam dan tak sanggup berdiri adalah orang yang kauanggap benalu meski bulu-bulu emas menggerayangi tubuh indahmu agar tak tergores atau tergurat oleh waktu dan kaki laba-laba Kau harusnya tahu, semua ini adalah akhir Lagu pun dimulai, rombongan pun datang kau berdiri sendu saat pusara memanggil, pulanglah, bawa s...