PUISI DIDI NURCAHYADI: GERBANG CINTA DAN MAHARDIKA
Didi Nurcahyadi, pria kelahiran Sukabumi, 1 Maret 1996 sebagai pemilik kedai Pohaci House yang menyukai literasi dan sedang membutuhkan pelanggan. -- -- Merdeka yang Tergugat Hey! Bung dan nona! Bukannya besok kita akan merdeka Sudahkah kita siapkan untuk bereuforia? Hey! Bung dan nona! Sudahkah kau tengok gubuk abah disana? Beritakan besok kita hendak merdeka.. Hey! Bung dan nona! Sudahlah kau kabarkan berita esok Pada petani dan penggembala? Siapkan sajian untuk riak merdeka Lapor, tuanku! Abah digubuk sudah aku beritahu Dia baik-baik saja bahkan sudah merdeka! Lapor tuanku.. Sudah kukabarkan berita pada para petani dan penggembala Tapi apa jawab mereka. Berdeklarasi didepanku, dengan lugas dan tegas! Aku sudah merdeka setiap hari Tanpa waktu tertanggal Tanpa bendera terkibar Aku sudah merdeka dalam gubuk sendiri Aku sudah menabur benih perjuangan merdeka pada tanaman sendiri Dan aku sudah berpesta, untuk merdeka dengan ternakku! H...